Sejarah

Untuk memenuhi kebutuhan air kota Jakarta (Batavia) oleh Pemerintah Hindia Belanda pengadaan air bersih berasal dari sumur bor/artesis

Ditemukan sumber mata air Ciburial di daerah Ciomas Bogor oleh Pemerintah Hindia Belanda dengan kapasitas 484 l/dt. Dan tahun berdirinya Gementeestaat-waterleidengen van Batavia

Pada tanggal 23 Desember untuk pertama kalinya air yang berasal dari Ciburial Bogor dialirkan ke kota Batavia (Jakarta), dan pada tanggal tersebut dijadikan sebagai hari jadi PAM JAYA

Pelayanan air minum dilaksanakan oleh Dinas Saluran Air Minum Kota Praja dibawah Kesatuan Pekerjaan Umum Kota Praja

» Tanggal 30 April 1977 PAM JAYA disyahkan berdasarkan PERDA DKI Jakarta No. 3/1977
» Tanggal 2 November 1977 PAM JAYA dikukuhkan oleh SK Mendagri No. PEM/10/53/13350 diundangkan dalam Lembaran DKI Jakarta No. 74 tahun 1977

6 Juni 1997, Penandatanganan Perjanjian Kerjasama PAM JAYA dengan 2 Mitra Swasta selama 25 tahun yaitu PT. Garuda Dipta Semesta yang saat ini menjadi PT. PAM LYONNAISE JAYA (PT. PALYJA) dan PT. Kekar Pola Airindo yang saat ini menjadi PT. THAMES PAM JAYA (PT. TPJ)

1 Februari 1998, Operasional secara penuh pelayanan air minum pada wilayah usaha dilaksanakan oleh 2 Mitra Swasta

Setelah melalui negosiasi Perjanjian Kerjasama direvisi dinyatakan kembali (Amended & Restated) dengan Perjanjian Kerjasama 22 Oktober 2001

 

» 24 Desember 2004 Penandatangan kesepakatan Addendum Perjanjian Kerjasama 2001 untuk Wilayah Barat (PT. PALYJA)
» 7 Oktober 2005 Penandatangan kesepakatan Addendum Perjanjian Kerjasama 2001 untuk Wilayah Timur (PT. TPJ)

20 Oktober 2008 Penandatanganan kesepakatan Addendum Perjanjian Kerjasama 2001 untuk Wilayah Barat (PT. PALYJA)
8 Januari 2009 penandatanganan kesepakatan Addendum Perjanjian Kerjasama 2001 untuk Wilayah Timur (PT. AETRA)

Tweet




Copyright © 2015, PAM JAYA