Serba-Serbi > Siaran Pers

Jakarta, 25 Maret 2017

“Waste Water”, merupakan tema yang diusung dalam rangka peringatan Hari Air Dunia tahun 2017. Tema ini sejalan dengan kondisiyang tengah dihadapi oleh masyarakat Jakarta.  Keterbatasan sumber air baku di Jakarta sangat mempengaruhi ketahanan air Jakarta saat ini dimana Sejak tahun 1997, sumber air baku Jakarta didominasi oleh sumber-sumber di luar wilayah Jakarta: 81% berasal dari Waduk Jatiluhur, 15% berasal dari PDAM Kabupaten Tangerang dan sisanya 4% berasal dari sungai-sungai di Jakarta. Demi menjangkau cakupan layanan yang lebih luas, pengolahan air bersih dan air limbah secara terpadu dan terintegrasi menjadi awal solusipermasalahan air di Jakarta.

Dalam memperingati Hari Air Dunia 2017, PAM JAYA bersama PALYJA, AETRA, PAL JAYA, Gerakan Ciliwung Bersih, Komunitas Peduli Ciliwung, STT PLN, Sekolah Sungai Jakarta, Indofood dan Stakeholders lainnya berkolaborasi bersama untuk terus menyuarakan pentingnya menjaga air Jakarta dan sebagai bentuk  komitmen perusahaan, pelaku dan pemerhati Air dalam masalah Air dan Air Limbah. Perayaan Hari Air Dunia secara kolaborasi tersebut  dilaksanakan tanggal 25 Maret 2017 di Sarana Penampungan Air (SPA) milik PAM JAYA di daerah Cilandak – Jakarta Selatan. Acara tersebut dihadiri oleh Kementerian PUPR, Kementerian Lingkungan Hidup, Plt. Gubernur DKI Jakarta, Para Komunitas Peduli Ciliwung, dan juga masyarakat sekitar.

Sesuai dengan tema HAD 2017, panitia kolaborasi membuat kompetisi antar Komunitas Peduli Ciliwung dengan kategori pungut, pilah dan olah limbah. Para KPC akan membuat proposal tentang upaya mereka mengelola limbah di sungai yang melintas di wilayah mereka. Yang bertindak sebagai juri adalah Gerakan Ciliwung Bersih. Selain kompetisi antar KPC terdapat pula Talkshow tentang air dan air limbah dengan narasumber Direktur Utama PAM JAYA, Direktur Utama PAL JAYA, Ketua Sekolah Sungai Jakarta dan Wakil Ketua II STT PLN.

“peringatan Hari Air Dunia ini menjadi momentum bagi PAM JAYA bersama kedua Mitra nya dan juga PAL JAYA untuk saling menjalin komitmen dalam melestarikandanmenjagasiklus air Jakarta” ungkap Erlan Hidayat, Direktur Utama PAM JAYA. Erlan meyakini bahwa Sebagai perusahaan yang mengelola air, hendaknya tidak hanya memproduksi, menyalurkan airnya kepada mayarakat namun sekaligus harus memiliki kemampuandanupaya mengelola limbahcair yang ditimbulkandari proses penggunaan air bersiholehmasyarakat..

Demi mengoptimalkan pelayanan, PAM JAYA bersama operatornya senantiasa menggali inovasi dan program-program terkait pengelolaan air serta limbahnya, contohnya seperti di PALYJA yang mengoperasikan teknologi pre treatment Moving Bed Bio Reactor (MBBR) yang merupakan teknologi khusus untuk mengurangi polutan dalam air baku, seperti amonium, yang berasal dari kandungan  limbah domestikataurumahtanga.Teknologi MBBR memanfaatkan mikroorganisme alami yang hidup dalam air untuk mereduksi kadar amonium.MBBR diterapkan di Instalasi Pengolahan Air (IPA) PALYJA di Pejompongan untuk mengurangi polutan air baku dari Kanal Banjir Barat. Pada 2016, MBBR juga dibangun di IPA Cilandak. Air baku IPA Cilandak berasal dari Kali Krukut. Menurut catatan, setiap hari, sebanyak 8-16 ton sampah padat harus diangkat dari Kali Krukut. Teknologi MBBR mampu menghilangkan 70 persen kadar amonia dalam air baku yang berasal dari Kali Krukut.

Sementara AETRA dengan program menuju perusahaan Zero Waste menggunakan teknology Decanter dalam proses akhir pengolahan airnya, dimana air hasil produksi di manfaatkan kembali dan diolah menjadi air baku dan lumpur yang di hasilkan sebagi limbah di pergunakan dengan aman sebagai tanah urug lokasi perumahan ataupun bata lumpur untuk keperluan rumah tangga.

Sedangkan PAL JAYA sendiri memiliki program GEREBEG (Gerakan Bebersih Warga), merupakan program bersih-bersih kampung yang focus dalam pembersihan septic tank warga. Dengan rencana penggabungan PAM JAYA dan PAL JAYA diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pemenuhan kebutuhan air masyarakat DKI Jakarta. 

PAM JAYA – PALYJA – AETRA – PAL JAYA



Tweet




Copyright © 2015, PAM JAYA