Serba-Serbi > CSR

KEMENANGAN gigatan warganegara (Citizen Lawsuit/CLS) atas swastanisasi pengelolaan air bersih yang diputus oleh Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat bulan lalu disambt penuh harapan oleh karyawan PAM Jaya. Aliansi Serikat Pekerja PAM Jaya (ASPPJ) MENDESAK Pemda DKI untuk mematuhi putusan pengadilan tersebut.
Artinya, pengoperasian air bersih harus dikembalikan lagi kepada PAM Jaya, tanpa ada lagi keterlibatan pihak swasta. “ Kami di sini bertemu untuk menyamakan persepsi atas putusan Citizen Lawsuit kepada seluruh karyawan PAM Jaya, managemen PAM Jaya, para pemangku kepentingan, DPRD DKI, dan Pemprov DKI,’’ ungkap Ketua Umum SPPJ, Samhari di sela-sela acara seminar bertema “ Menuju Pelayanan Masyarakat yang Prima,’’ di Wisma Tirta, Pejompongan, Jakarta Pusat, kemarin (19/4).
Menurutnya, seluruh karyawan PAM Jaya baik yang berada di kantor Pusat PAM Jaya baik yang berada di kantor pusat PAM Jaya atau yang ditempatkan di kedua mitra swasta siap mendukung operasi penuh. “ Kami yakin seratus persen akan memberi pelayanan lebih baik lagi jika PAM Jaya yang beroperasi penuh,” ungkap Samhari. Sebaliknya, Samhari menuding pengoperasian air bersih oleh pihak swasta sejak tahun 1998 hingga kini tidak memberikan peningkatan layanan.
“Kebocoran tetap tinggi, kualitas air jelek, ketersediaan air bersih  minim, dan banyak keluhan pelanggan, “ tukasnya. Selain itu, kesejah teraan karyawan PAM Jaya yang dipekerjakan kepada dua mitra swasta tidak meningkat. Yang terjadi malah kesenjangan pendapatan dengan karyawan hasil rekrutan mitra swasta. “Padahal dulunya kami ini dijanjikan akan diperlakukan adil. Tidak ada yang lebih kecil, nyatanya tetap ada kesenjangan, “ paparnya. (dni)

Sumber : Indopos / Senin 20 April 2015

 



Tweet




Copyright © 2015, PAM JAYA