Serba-Serbi > Berita

Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tetap akan mempertahankan saham DKI yang ada di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI yang sehat. Karena BUMD sehat tersebut dapat memberikan dividen setiap tahun kepada Pemprov DKI Jakarta.

Artinya, dividen dan BUMD-BUMD milik DKI berkontribusi cukup besar untuk penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI setiap tahunnya. Dividen tersebut dapat digunakan Pemprov DKI untuk melakukan pembangunan infrastruktur di Kota Jakarta dan peningkatan pelayanan publik bagi warga Jakarta.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (4/5).

"Begini, BUMD itu kan ada saham-sahamnya DKI. Nah dari sahamnya itu ada pendapatan yang disebut dividen yang disetorkan ke Pemprov DKI. Dividen itu akan disetor ke PAD DKI. Semuanya itu kan masuk dalam APBD DKI sebagai salah satu pendapatan yang sah dari pemerintah daerah," kata Djarot.

BUMD DKI yang rajin menyetorkan dividen, lanjutnya, bukan hanya PT Delta Djakarta saja. Tetapi juga ada Bank DKI, PT Jakarta Propertindo, dan PT Pembangunan Jaya Ancol. Semua dividen BUMD masuk ke dalam pendapatan lain-lain yang sah dalam APBD DKI.

Selama ini Pemprov DKI selalu memperhatikan kesehatan usaha dari BUMD DKI. Selama masih sehat dan menguntungkan, maka akan terus dipertahankan. Namun kalau sudah mulai tidak sehat dan merugi terus, maka Pemprov DKI akan melepaskan sahamnya. "Kalau yang sehat tetap dipertahankan. Karena berkontribusi terhadap PAD DKI,” tuturnya.

Terbukti pada tahun 2011, Pemprov DKI telah melakukan divestasi (pelepasan saham) empat BUMD yang tidak sehat dari enam BUMD yang rencananya terkena divestasi karena terus merugi dan tidak bisa memberikan dividen.

Dari hasil penjualan saham keempat BUMD yang didivestasi tahun ini, Pemprov DKI Jakarta mendapatkan total dana hasil divestasi sebesar Rp 14,93 miliar yang langsung dimasukkan ke kas daerah. Dengan adanya divestasi ini, total jumlah BUMD milik Pemprov DKI Jakarta berkurang menjadi 23 BUMD dari sebelumnya yang berjumlah 27 BUMD.

Hasil penjualan saham terbesar didapat dari PT Jaya Nur Sukses yang bergerak di bidang properti dengan nilai saham sebesar Rp 6,75 miliar. Tiga lainnya bergerak di bidang perdagangan dan industri yaitu, PT Rheem Indonesia yang penjualan sahamnya sebesar Rp 4,805 miliar, PT Determinan Indah yang menghasilkan Rp 2,175 miliar, dan PT Bumi Grafika Jaya sebesar Rp 1,2 miliar.

Setelah melakukan divestasi empat BUMD pada tahun 2011, Pemprov DKI kembali akan melakukan divestasi dua BUMD. Kedua BUMD yang akan dijual adalah PT Cemani Toka distributor tinta dan PT Ratax Armada, perusahaan bergerak dalam jasa transportasi taksi. Keduanya dijual karena sudah bertahun-tahun tidak lagi memberikan dividen kepada Pemprov DKI. Namun sampai saat ini, divestasi kedua BUMD tersebut belum dilakukan.

Namun pada Agustus 2015 lalu, Pemprov DKI meresmikan BUMD baru yaitu PT Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida). Kehadiran PT Jamkrida DKI Jakarta dapat membantu bisnis pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Ibu Kota. Kepemilikan terbesar PT Jamkrida DKI dikuasai oleh Pemprov DKI dengan kepemilikan saham mencapai 95 persen. Sementara itu, sisa saham sebesar 5 persen dimiliki oleh PD Pasar Jaya.

Berikut, 24 BUMD DKI Jakarta.

A. Kelompok Bidang Properti

1. PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung
2. PT Kawasan Berikat Nusantara
3. PT Jakarta Propertindo
4. PD Pembangunan Sarana Jaya
5. PT Pembangunan Jaya
6. BP LIP Pulogadung
7. BP THR Lokasari

B. Kelompok Bidang Hotel dan Pariwisata

1. PT Jakarta Tourisindo
2. PT Pembangunan Jaya Ancol
3. PT Pakuan
4. PT Grahasari Surya Jaya
5. PT Jakarta International Expo
6. PT Ratax Armada

C. Kelompok Bidang Perdagangan dan Industri

1. PD Pasar Jaya
2. PD Dharma Jaya
3. PT Food Station Tjipinang
4. PT Cemani Toka
5. PT Delta Djakarta, Tbk
6. PT Alaska Industrindo, Tbk

D. Kelompok Bidang Perbankan/Keuangan

1. PT Bank DKI
2. PT Asuransi Bangun Askrida
3. PT Jamkrida DKI

E. Kelompok Bidang Jasa/Utilitas

1. PD Pam Jaya
2. PD PAL Jaya

Lenny Tristia Tambun/FER

BeritaSatu.com

Sumber http://www.beritasatu.com/megapolitan/428766-djarot-jika-hasilkan-keuntungan-saham-di-bumd-tetap-dipertahankan.html



Tweet




Copyright © 2015, PAM JAYA